Bunga Deposito Rendah Kok Bunga Kredit Masih Tinggi?

Suku bunga simpanan berjangka atau deposito terus mengalami penurunan sejak 2016 lalu. Awal tahun 2018 sejumlah bank memberikan bunga 4% untuk deposito dengan jangka waktu 1 bulan.

Walau bunga deposito rendah, tetapi bunga credit di perbankan masih tetap tinggi. Bahkan juga dengan rata-rata suku bunga credit masih tetap di kisaran double digit.

Berdasar pada data uang mengedar Bank Indonesia (BI) per Desember 2017 suku bunga simpanan berjangka tenor 3 bln. 6, 11%, tenor 6 bln. 6, 61% serta tenor 12 bln. 6, 8%. Sesaat untuk bunga credit terdaftar 11, 3% turun 15 basis point dibanding periode November 2017.

Menyikapi hal itu, peneliti The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menerangkan lambatnya penurunan bunga credit berlangsung karna pemilihan bunga mempunyai perhitungan yang lebih kompleks.

” Bunga credit ada potensi turun, tapi memanglah lebih lambat dari bunga simpanan. Credit ini problemnya lebih kompleks karna menyangkut bagian keinginan aktor usaha yang belum juga sembuh. Resiko penyaluran credit masih tetap besar, jadi bunga credit di turunkan juga dampak ke keinginan credit belum juga pasti penting, ” kata Bhima waktu dihubungi detikFinance, Senin (12/2/2018).

Baca juga: kurs dollar

Dia menerangkan, masih tetap ada sekitaran Rp 1. 400 triliun credit yang belum juga disalurkan bank. Tetapi telah commited dengan kata lain deal tetapi aktor usaha belum juga menariknya. ” Aktor usaha tidak berani menarik credit menanti pemulihan ekonomi di bidang riil dahulu, ” katanya.

Direktur Paling utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Suprajarto menerangkan, lambatnya penurunan karna sampai kini bank memakai dana dari orang-orang yang disimpan dalam periode waktu spesifik.

” Penurunan bunga credit lebih lambat karna sumber dananya dari deposito, kami mesti menanti dahulu periode waktu (jatuh tempo) untuk merubah suku bunganya, ” kata Suprajarto.

Berdasar pada suku bunga basic credit (SBDK) bunga credit korporasi BRI terdaftar 10, 5%, bunga credit ritel 9, 75%, untuk bunga credit mikro 17, 5%, bunga credit mengkonsumsi KPR 10, 25% serta credit mengkonsumsi non KPR 12, 5%.

Leave a Comment