istana sejarah bung karno dijual 35 miliar

Istana gebang, rumah masa kecil bung karno di jalan sultan agung 59 kota blitar, jawa timur akhirnya dijual oleh ahli waris senilai 35 milyar rupiah. Istana gebang yang juga menjadi museum penyimpanan benda–benda bersejarah milik bung karno ini, jatuh ketangan pemkot blitar setelah sempat akan dibeli pengusaha asal malaysia.

Istana gebang yang merupakan rumah masa kecil almarhum bung karno, yang berada di jalan sultan agung 59, kecamatan sanan wetan kota blitar, tidak lama lagi akan pindah tangan ke pemerintah kota blitar. Aset sejarah bernilai tinggi ini dibeli oleh pemkot blitar sebesar 35 milyar. Nilai tersebut jauh lebih ringan dari nilai yang ditawarkan ahli waris sebelumnya 50 milyar.

Istana gebang yang berdiri diatas lahan seluas kurang lebih dua hektar ini, keseluruhan bagiannya terdiri dari rumah utama, terdiri ruang tamu yang cukup luas dengan perabot kursi model lama dan beberapa meja dan lemari kecil sisi barat. Selain itu juga terdapat kamar tidur, tempat ibu bung karno tidur, yang di dalamnya juga terdapat foto bung karno sungkem kepada ibunya. Semuanya masih asli dan terawat dengan baik. Foto-foto masa kecil bung karno, ibunda bung karno juga ada. Bahkan radio dan mesin ketik, yang dulu biasa dipakai oleh bung karno juga masih utuh.

Menurut salah satu cucu bung karno, aryo mengatakan, alasan menjual istana gebang ini, selain untuk menghindarkan perpecahan di antara keluarga besar bung karno, juga karena pihak keluarga sudah tidak kuat lagi mengeluarkan biaya perawatan sebesar 7 hingga 8 juta rupiah perbulannya.

Pemkot Beli Istana Gebang

Sementara walikota blitar, samanhudi anwar mengatakan jika istana gebang sudah dibeli oleh pemkot blitar sebesar 35 milyar dan kini tinggal menunggu teknis pembayarannya. Kesepakatan itu terjadi setelah pihak pemkot bernegosiasi dengan pihak keluarga bung karno beberapa kali. Sedangkan anggaran pembelian senilai 35 milyar ini, diambilkan dana dari apbd kota blitar dan 10 milyar, dan dibantu oleh pemprov sebesar 25 milyar.

Rencananya aset bersejarah ini akan di jadikan obyek wisata satu paket dengan makam bung karno, dan diharapkan menjadi salah satu bagian tujuan wisata dari wisatawan domestik maupun manca negera, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.

Polemik penjualan istana gebang oleh ahli waris ini sempat mencuat pada pertengahan 2008 silam. Beberapa tokoh nasional sempat berniat untuk membeli rumah tersebut, bahkan seorang pengusaha asal malaysia juga menyampaikan minatnya untuk mengambil alih. Namun niat warga untuk membeli istana gebang tidak mungkin dilakukan karena rumah tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah sehingga hanya pemerintah yang bisa mengambil alih.

Akbp ratno kuncoro, kapelataran kediri kota mengaku langsung melakukan pengejaran pelaku dengan kerjasama pelataran lain untuk melakukan razia kendaraan berkuda, namun sejauh ini masih belum membuahkan hasil.

Pamong langsung mengamankan lokasi dan membawa penjaga parkir dan anaknya untuk dimintai keterangan, berdasarkan keterangan saksi pelaku diperkirakan lebih tiga orang dan lari ke arah keluar kota kediri.

Dengan dalih perintah komandan untuk meminta sumbangan, seorang pria mengaku anggota tni melakukan aksi penipuan toko-toko di kediri jawa timur. Aksi tni gadungan ini berakhir setelah dilaporkan pemilik took ke kesatuan dan pihak tni melakukan penangkapan.

Mengaku sebagai anggota tni brigif 16 wirayudha kediri, saifulloh iskak digelandang ke mapelataranta kediri. Warga desa pagu Wedono semen Tumenggung kediri ini mengaku anggota tni untuk mengelabuhi sejumlah pemilik toko untuk mendapatkan puluhan slop rokok berbagai merk, puluhan dus air mineral dan barang lainnya.

Dalam setiap aksinya, saifulloh menyebut perintah komandan untuk meminta sumbangan karena ada acara kerja bhakti. Aksi pelaku ini berakhir atas laporan endhang, warga jalan mastrip dan nunuk warga jalan iskandar muda kota kediri.

Endhang mengaku dimintai barang senilai 1 juta 300 rupiah, yakni minta air mineral gelas 10 karton, pocari dan puluhan slop rokok yang mengatasnamakan anggota brigif 16 witayudha kediri. Sementara korban lain nunuk, dimintai rokok 10 slop senilai 1 juta rupiah dan puluhan dus air mineral.

Leave a Comment