Perempuan asal Nganjuk Edarkan Uang Palsu

Mbah toni yang dulunya dikenal sebagai preman ini mengaku pendekatan psiko-terapi yang dilakukannya jauh lebih membantu proses penyembuhan pasien pecandu narkoba. Selain itu terapi ini jauh lebih murah dibanding melalui cara medis di rumah sakit.

Salah seorang pasien mbah toni asal ngawi jawa timur adi saputro mengaku telah merasakan kehebatan terapi ini setelah seminggu pengobatan dirinya mengaku tidak tertarik lagi dengan sabu-sabu barang haram yang telah dikonsumsinya lebih dari satu tahun terakhir.

Mbah toni yang juga menangani pasien sakit jiwa mengelola padepokan ngudi waluyo selama dua puluh tahun lebih. Berkat ketekunannya menyembuhkan lebih dari 200 pasien pecandu narkoba mbah toni pernah mendapatkan penghargaan dari badan narkotika nasional.
Seorang pekerja seks komersial atau p-s-k di kediri jawa timur harus berurusan dengan polisi lantaran kepergok mengedarkan uang palsu. Ia mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari pelangganya seusai mengencaninya di sebuah hotel di solo jawa tengah.

Winarti warga desa campur kecamatan gondang kabupaten nganjuk tertunduk malu. P-s-k ini terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian polsek semen kediri lantaran tertangkap basah berbelanja dengan palsu.

Menurut ipda supriyanto kanit reskrim polsek semen janda beranak tiga ini tertangkap saat hendak membeli sprei di pasar jabang semen. Namun sumirah pedagang sprei tersebut curiga karena uang yang dibayarkan winarti diduga palsu.

Tanpa sepengetahuan winarti sumirah melaporkan kasus tersebut ke aparat desa setempat dan diteruskan ke polisi. Beruntung satuan reskrim polsek semen segera datang ke t-k-p sebelum warga menghakiminya.

Dari tangan winarti petugas berhasil mengamankan barang bukti uang palsu sejumlah 520 ribu pecahan 10 ribu 20 dan 50 ribu rupiah.

Winarti mengaku mendapatkan uang tersebut dari seorang laki-laki yang baru mengencaninya di sebuah hotel di solo jawa tengah sebagai bayaran.

Sekilas uang palsu tersebut mirip dengan yang asli namun jika di teliti uang tersebut memiliki nomor seri yang sama dan kertas yang digunakan juga terlalu tebal. Selain itu uang palsu milik winarti ini jika terkena air warnanya mudah luntur.

Leave a Comment