Mengintip Peternakan Penghasil Susu Fresh Berkwalitas Ekspor

Peternakan Penghasil Susu
Peternakan Penghasil Susu

Peternakan Penghasil Susu – PT Greenfields Indonesia yaitu perusahaan yang memimpin pasar susu fresh pasteurisasi Tanah Air. Tidak cuma menghasilkan susu fresh pasteurisasi, product lain yaitu susu UHT, keju serta whipping krim juga di produksi oleh perusahaan itu.

Tidak cuma di pasarkan di Indonesia, Greenfields juga mengekspor produknya. Dengan negara maksud Hong Kong serta Singapura jadi pasar paling utama, dan Malaysia, Brunei, Filipina, Myanmar serta Kamboja.

Berlainan dengan sebagian perusahaan lain yang mengawali produksinya pada step pemrosesan susu, Greenfields hasilkan susunya sendiri. Hal itu mempunyai tujuan supaya kwalitas susu sudah termonitor mulai sejak awal produksi.

Di tanah dengan ketinggian 1. 200 mtr. diatas permukaan laut di Desa Babadan, Malang, terhampar peternakan sapi perah serta pabrik pengolah susu PT Greenfields seluas 50 hektar. Peternakan sapi yang di bangun pada 1997 itu, sekarang ini mempunyai lebih dari 8. 600 ekor sapi type holstein serta hasilkan 115 ton susu /hari.

Sapi perah memainkan peran utama dalam perusahaan yang beroperasi di sektor susu. Sadar bakal hal itu, Greenfields berusaha buat sapi-sapi di peternakannya nyaman supaya produktivitasnya baik.

” Kita beroperasi di sektor peternakan sapi perah, dimana kita begitu bergantung pada produktivitas sapi perah tersebut, ” tutur Head of Farm PT Greenfields Indonesia, Heru Prabowo, pada Liputan6. com dalam aktivitas Greenfields Media Farm Trip di Malang.

Beberapa langkah juga dikerjakan untuk buat sapi-sapi disana nyaman atau dimaksud dengan arti ‘happy cow’. Menurut Heru, ada dua hal yang buat sapi jadi nyaman, yaitu kecukupan pakan serta minum dan kenyamanan lingkungan.

Pakan sapi yang dipakai di peternakan itu terbagi dalam hijauan yang terbagi dalam tebon jagung serta alfalfa yang diimpor dari California, konsentrat biji-bijian, dan penambahan vitamin serta mineral. Dalam satu hari, sapi dewasa rata-rata menggunakan pakan sampai 45 kg dengan jadwal pemberian makan 2 x satu hari.

Greenfields juga berusaha sediakan lingkungan yang hampir sama dengan negara asal sapi, yaitu Australia. Hal itu dikerjakan dengan bangun peternakan ditempat yang bersuhu sejuk, menempatkan ventilator pada kandang untuk buat aliran hawa yang baik, dan melindungi kebersihan kandang.

Tiap-tiap tiga kali satu hari, sapi siap perah dibawa ke tempat pemerahan susu automatis. Sistem perpindahan susu dari sapi ke tangki penyimpan sekalipun tidak tersentuh oleh manusia, hingga kurangi ada peluang perpindahan bakteri.

Tiap-tiap ekor sapi dapat hasilkan susu terbaik dengan rata-rata 32, 4 liter /hari, dimana /jamnya tempat pemerahan itu bisa menyimpan sampai 600 ekor /jam.

Untuk menaikkan produksinya, PT Greenfields Indonesia bangun peternakan ke-2 seluas 172 hektar yang terdapat di Pijiombo, Blitar. Di peternakan itu, gagasannya bakal menyimpan sejumlah 10. 000 ekor dengan sapi siap perah sejumlah 4. 000 ekor serta 125 ton susu bakal dibuat sehari-harinya.

Diluar itu, pada 4 Mei 2017 lantas Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, resmikan pabrik pemrosesan susu PT Greenfields Indonesia ke-2, yang terdapat di Desa Palaan, Nganjum, Kabupaten Malang.

Pabrik susu yang berdiri di tempat seluas 7 hektar itu, diprediksikan bisa hasilkan 72 juta liter susu per th.. Beberapa tehnologi ramah lingkungan juga dipakai di pabrik baru, seperti fresh water sistem untuk memproses air limbah serta pemakaian cangkang kelapa sawit serta kemiri jadi bahan bakar boiler.

Leave a Comment