Enam Cara Sukses Saat Tes IELTS

IELTS material – Seandainya Anda berniat atau berkehendak untuk belajar atau bekerja di luar negara, Anda pastinya diwajibkan untuk memiliki sertifikat IELTS. The International English Language Testing System (IELTS) adalah rangkaian tes yang dibuat untuk menguji keahlian Anda dalam berbicara, mendengar, membaca, dan menulis bahasa Inggris. Ada empat tahap berbeda pada tes IELTS; berawal dari tes menulis, hingga membaca peta dan diagram.

Pada awalnya, tes IELTS ini sungguh terlihat sulit. Akan tetapi dengan latihan yang pas dan persiapan yang matang, Skor yang anda peroleh tentu bisa sesuai keinginan anda.

Sebelum melakukan test IELTS alangkah baiknya jika anda melakukan enam tips dibawah ini

UNTUK BERMACAM-MACAM AKSEN BAHASA INGGRIS TENTU ANDA HARUS MENDENGARKAN DENGAN BAIK

Pada saat ielts listening test (test mendengarkan) rekamannya hanya diputar satu kali dan apakah anda tahu hal ini? Bukan itu saja, pada saat tes mendengarkan berbagai macam aksen bahasa inggris digunakan, contohnya aksen orang Inggris, aksen orang New Zealand, orang Australia, dan juga orang Amerika. Wajib bagi Anda memahami bahasa Inggris dengan bermacam-macam aksen. Suatu hal yang dapat Anda laksanakan yaitu berlangganan podcast berbahasa Inggris atau TV kabel.

BUAT STRATEGI

Dengan merancang strategi yang pas, Anda dapat mengefektifkan waktu sebaik mungkin pada saat melakukan tes IELTS. Pada saat tes mendengarkan, misalnya, beri tanda kata kunci yang bisa membantu Anda untuk fokus kepada hal-hal penting. Pada saat membaca demi menghemat wahtu anda, Anda bisa langsung melihat daftar pertanyaan. Strategi yang berbeda-beda pasti dimiliki setiap orang, jadi untuk diri anda sendiri pastikan sudah merancang strategi yang paling mantap.

TERUS BERLATIH ATAU LAKUKAN SECARA RUTIN

Selama anda melakukan latihan, belajarlah untuk mengatur waktu sebagaimana yang nanti dilakukan ketika tes yang sebenarnya, karena perlu anda ketahui bahwa waktu untuk listening test hanya 40 menit saja dengan 10 menit waktu terakhir dipergunakan untuk menyalin jawaban. Tidak hanya bisa mengestimasi waktu, Anda juga bisa mengidentifikasi kelemahan serta kelebihan Anda. Jika memiliki kesulitan saat tes membaca, Anda harus lebih banyak meluangkan waktu untuk berlatih tes membaca.

BACA PETUNJUK DENGAN BAIK DAN BENAR

Ketika anda melaksanakan listening test dan anda diminta untuk menjawab no more than two words atau tidak lebih dari dua kata, ketika ielts writing samples test atau test menulis anda harus teliti dengan jumlah kata yang diperintahkan di setiap tugasnya. Jika tidak memenuhi syarat minimum kata, Anda akan kehilangan nilai.

MENULISLAH SEPERTI PENUTUR ASLI

Anda tidak akan bisa memisahkan membaca dengan menulis satu sama lain. Biasakan diri Anda untuk membaca berbagai topik; dari mulai membaca buku panduan, iklan, majalah, artikel, esai, laporan tentang budaya, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Selepas anda membaca semua sumber bacaan tersebut, tulisah kalimat dari kosa kata yang baru anda jumpai pada bacaan tersebut. Dengan demikian anda akan terbiasa untuk menulis kalimat lengkap, selepas itu anda bisa berlatih menulis suatu paragraf dan bisa juga untuk menyusunnya dengan baik dan benar.

CARILAH TEMAN ATAU SIAPA SAJA YANG BISA DIAJAK UNTUK BELAJAR

Anda bisa memakai bantuan teman anda yang telah terbiasa dalam speaking test atau tes bicara. Pastikan anda merekam latihan anda supaya memudahkan anda untuk melakukan evaluasi dan juga minta saran dari mereka. Cobalah untuk menaikkan kemampuan berbicara Anda dari masukkan yang teman Anda berikan. Lama kelamaan otak anda akan terbiasa untuk berpikir dalam bahasa inggris ketika anda sudah melakukan latihan yang maksimal

Semoga anda berhasil dalam melaksanakan tes IELTS dengan membaca beberapa tips diatas dan semoga anda terbantu, selamat mencoba.

Pengumuman Dibukanya Beasiswa BI Tahun 2017-2018

bank indonesia

Masing-masing perguruan tinggi diminta untuk mempublikasikan pengumuman kepada mahasiswanya terkait telah dibukanya program Beasiswa BI. Dengan program beasiswa 2017 ini, Bank Indonesia akan memberikan dana bantuan beasiswa kepada 40 orang mahasiswa di masing-masing perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Bank Indonesia.

bank indonesia
bank indonesia

Akan tetapi beasiswa dari Bank Indonesia ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan dalam program strata satu (S1). Adapun syarat dan ketentuan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar program beasiswa Bank Indonesia ialah sebagai berikut:

  1. Masih aktif sebagai mahasiswa jenjang S-1 dari fakultas yang telah ditentukan, antara lain:
  • – Fakultas Ekonomi (Prodi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Islam.
  • – Fakultas Hukum.
  • – Fakultas Pertanian (Prodi Agribisnis dan Peternakan).
  • – Fakultas KIP (Prodi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Ekonomi).
  • – Fakultas MIPA (Prodi Matematika, Statistika, dan Informatika).
  • – Fakultas ISIP (Prodi Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Politik).
  1. Sudah merampungkan setidaknya tiga semester atau telah menyelesaikan sebanyak 40 SKS (Sistem Kredit Semester).
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal sebesar 3,00 dalam skala 4.
  3. Usia maksimal 23 tahun pada saat menerima beasiswa.
  4. Belum memiliki pekerjaan tetap dan tidak sedang mendapatkan atau dalam proses pengusulan beasiswa/tunjangan ikatan dinas dari instansi manapun.
  5. Berasal dari keluarga pra sejahtera atau golongan tidak mampu.
  6. Berpengalaman dalam organisasi khususnya bidang aktivitas sosial yang memiliki dampak positif bagi kebermanfaatan masyarakat.
  7. Siap sedia untuk berkegiatan secara aktif dalam perkumpulan Generasi Baru Indonesia (GenBI) dan aktivitas lainnya yang diprogramkan oleh Bank Indonesia.

Sejumlah syarat kelengkapan administrasi yang harus dilampirkan dalam berkas pendaftaran antara lain:

  1. Biodata mahasiswa calon penerima beasiswa.
  2. Daftar Riwayat Hidup / Curriculum Vitae (CV).
  3. Fotocopy KTM.
  4. Fotocopy KTP.
  5. Transkrip nilai yang disahkan oleh pimpinan lembaga perguruan tinggi yang berwenang.
  6. Surat Keterangan Tidak Mampu dari Desa/Lurah dimana orangtua mahasiswa berdomisili.
  7. Surat Pernyataan sedang tidak dalam program beasiswa kuliah dan tidak sedang terikat dengan dinas manapun.
  8. Surat rekomendasi dari pimpinan fakultas.
  9. Fotocopy KK.

Apa perbedaaan IELTS Academic dengan IELTS General?

Banyak masih bingung apa yang harus di pelajari lebih dulu dalam IELTS, IELTS academic atau IELTS General

Nah, itu tergantung mengapa kamu melakukan IELTS.

Jika Anda memutuskan untuk daftar ke universitas berbahasa Inggris atau pendaftaran profesional, Anda harus melakukan IELTS Academic. Untuk tujuan imigrasi, seharusnya anda mengikuti IELTS General

Tes IELTS mempunyai 4 bagian:

a.Writing (tugas 1 & 2)

b.Reading (ielts reading tips)

c.Listening (ielts listening tips)

d.Speaking (ielts speaking tips)

Tugas Writing 2, Listening dan Speaking sama untuk IELTS Academic dan IELTS General.

Tugas Writing 2,ialah esai, anda akan mendapat soal esai yang akan anda jawab dalam waktu 40 menit dengan menuliskan 250 kata

Dalam tes listening, Anda akan mendengarkan 4 rekaman audio dan harus menjawab 40 soal. Ini berlangsung antara 30-40 menit.

Ketika tes speaking, Anda akan diwawancarai oleh pengawas. Tes ini di bagi menjadi 3 bagian : presentasi, wawancara dan diskusi, tes ini diberikan waktu antara 11 – 14 menit

Satu-satunya yang membedakan antara kedua tes tersebut ialah Writing Task 1 dan Reading.

Terus, kenapa bisa berbeda? Saya akan jelaskan tentang writing task 1

IELTS General VS IELTS Academic

Penjelasan dan analisa data saya jelaskan berikut ini:

– Bar chart

– Line graph

– Pie chart

– Table

– Diagram

Tulislah sebuah surat dalam salah satu gaya berikut:

– Formal (untuk seseorang yang tidak anda kenal)

– Semi formal (untuk seseorang yang anda kenal secara formal)

– Informal (untuk teman atau keluarga)

Anda mendapatkan 20 menit untuk menyelesaikan kedua tugas ini dan masing-masing harus menulis setidaknya 150 kata.

IELTS Academic VS IELTS General: Reading

Academic

– 3 bacaan panjang dengan tingkat kesulitan semakin tinggi

– Teks akademis (artikel jurnal, ekstrak buku teks)

– Teks yang berhubungan dengan topik akademik seperti sains, sejarah, sosiologi

General

– 4 tulisan pendek bertambah panjang dan sulit

– Teks gaya yang lebih umum / sehari-hari

– Teks yang terkait dengan kelangsungan hidup sosial (iklan, pemberitahuan, dll.); Kelangsungan hidup di tempat kerja (deskripsi pekerjaan, kontrak kerja dll); Teks umum (surat kabar, majalah, brosur perjalanan, dsb.)

Anda mendapat 1 jam dapat menyelesaikan kedua tugas membaca ini (50 menit waktu membaca dan 10 menit untuk menuliskan jawaban Anda ke lembar jawaban Anda). Kedua tes tersebut mencakup 40 pertanyaan secara total.

IELTS manakan yang cocok untuk anda

Ahmad register di universitas australia, dia berniat mendapatkan gelar Master of bussiness di universitas melbourne. Meskipun ia telah lulus dari sebuah universitas berbahasa Inggris di Mesir, University of Melbourne meminta tes IELTS. Untuk dipertimbangkan untuk diterima dalam program Master, Ahmad harus menyelesaikan IELTS Academic.

Jaspreet dari India menggunakan visa liburan di London untuk melamar di perusahaan IT. Perusahaan tersebut meminta membuktikan kemampuan bahasa inggrisnya, dan Jaspreet pun harus menyelesaikan IELTS Academic

Gabriela adalah seorang dokter gigi dari Brasil. Dia sekarang tinggal di Sydney dan ingin mendaftar di Dental Board of Australia. Oleh karena itu, Gabriela harus melengkapi IELTS Academic.

Juan berkunjung Ontario tahun lalu dan bertemu dengan cinta dalam hidupnya. Dia sekarang ingin pindah ke Kanada untuk menemaninya. Sebagai bagian dari permohonan imigrasi, Juan harus melengkapi IELTS General.

Jika Anda tidak yakin yang mana yang harus diambil, Dari sana,Anda dapat mendaftar ke salah satu kursus IELTS online fleksibel kami untuk mempelajari strategi dan metode yang Anda perlukan untuk berhasil dalam IELTS Academic atau IELTS General!

Dengan Tips Rahasia Ini, Raihlah Beasiswa ke Luar Negeri

Beasiswa Luar Negeri

Merencanakan untuk meneruskan kuliah ke luar negeri sudah pasti jadi yang diimpikan beberapa orang. Mungkin saja kamu satu diantaranya. Sebenarnya, kuliah diluar negeri memanglah menjanjikan serta tidak kalah perlu kwalitas pendidikan yang jauh tambah baik. Beragam sarana pendidikan bisa kamu kecap sepanjang kuliah disana. Bahkan juga, kamu akan mempunyai peluang yang begitu besar untuk memperluas jaringan.

Untuk segelintir orang yang kekuatan keuangan keluarganya termasuk mapan meneruskan kuliah ke luar negeri tidaklah perkara susah. Tetapi, untuk beberapa besar yang lain, hal semacam ini malah bisa jadi yang diimpikan semata. Mengingat cost yang diperlukan untuk hal semacam ini sangat besar.

Berangkat dengan Fasilitas Beasiswa

Bila hasrat kamu untuk meneruskan kuliah ke luar negeri telah demikian besar, ambil beasiswa yaitu satu diantara jalan keluar yang bisa kamu tentukan. Telah banyak mahasiswa Indonesia yang pergi kuliah ke luar negeri dengan memercayakan beasiswa. Jadi, tak ada kelirunya bila kamu cobanya.

Senantiasa mengerti mulai sejak awal kalau untuk memperoleh sarana beasiswa tidaklah perkara yang gampang, terlebih untuk kuliah ke luar negeri. Beberapa kriteria harus dipenuhi, termasuk juga persyaratan serta kekuatan di bagian akademik. Ini bahkan juga jadi hal yang harus untuk disiapkan dengan baik mulai sejak awal. Akan begitu susah untuk kamu memperoleh beasiswa apabila nyatanya keadaan prestasi kamu bebrapa umum saja.

Walau ada beberapa beasiswa yang bisa diambil, institusi yang mengeluarkannya mempunyai ketentuan ketat masalah penentuan calon penerimanya. Karenanya, yakinkan kamu betul-betul siap berjuang untuk dapat memperoleh satu diantaranya. Sebagian panduan berikut ini dapat kamu kerjakan untuk memperoleh beasiswa luar negeri.

1. Berupayalah untuk Jadi yang Terbaik
Dapat disebutkan kalau prestasi di bagian akademik jadi point paling utama yang akan memastikan apakah kamu layak atau tidak terima beasiswa. Bila sekarang ini kamu tengah meniti pendidikan di SMA atau bahkan juga di bangku kuliah, begitu perlu untuk mengoptimalkan prestasi di bagian akademik.

Berupayalah selalu untuk jadi yang paling baik, bahkan juga bila butuh dengan ikuti beragam lomba atau olimpiade. Kekuatan kamu di bagian akademik akan jadi tolok ukur keseriusan kamu dalam meneruskan pendidikan.

Beberapa besar institusi yang memberi beasiswa bahkan juga jadikan hal semacam ini jadi satu diantara point paling utama dalam seleksi yang mereka kerjakan. Berdasar pada pengalaman, mereka yang sempat ikuti olimpiade sains semakin lebih gampang untuk memperoleh beasiswa.

2. Punyai Kekuatan Berbahasa Asing dengan Baik
Terkecuali kekuatan akademis kamu, bhs asing yaitu hal yang lain yang harus dikuasai dengan baik, terlebih bhs Inggris. Hal semacam ini begitu perlu. Sebab kamu akan kuliah diluar negeri serta telah pastinya akan memakai bhs asing jadi bhs pengantarnya.

Kekuatan berbahasa asing ini jadi point perlu dalam keberhasilan kamu berburu beasiswa. Sebab biasanya institusi pemberi beasiswa akan jadikan ini jadi prasyarat harus yang perlu dipenuhi.

Beberapa tes akan dikerjakan. Paling tidak, kamu mesti mempunyai skor TOEFL 550 serta nilai IELTS 6, 5. Jadi, janganlah lupa selalu untuk mengasah kekuatan bhs asing kamu serta lakukan tes agar bisa ketahui perubahan kekuatan kamu di bagian itu.

3. Aktif dalam Organisasi
Belajar dengan konsentrasi itu memanglah perlu. Namun, bukanlah bermakna kamu tidak mempunyai beberapa saat untuk aktivitas beda diluar belajar, umpamanya aktivitas organisasi. Organisasi yang disebut di sini yaitu organisasi yang terkait dengan pendidikan yang sekarang ini tengah kamu tempuh, umpamanya OSIS atau Unit Aktivitas Mahasiswa (UKM).

Beberapa besar institusi pemberi beasiswa akan terasa lebih pas saat memberi sarana beasiswa mereka pada seorang yang aktif serta mempunyai kekuatan yang baik dalam berorganisasi. Pertimbangannya, penerima dengan kelompok ini akan tambah lebih mungkin saja untuk memberdayakan pengetahuan serta pengalaman yang nantinya didapatkannya sepanjang meniti pendidikan.

4. Peroleh Referensi Terbaik
Referensi jadi satu diantara langkah untuk pihak pemberi beasiswa untuk memastikan ketentuan mereka. Dalam hal semacam ini, kamu akan disuruh untuk menyertakan surat referensi dari seorang yang berwenang yang ketahui rekam jejak kamu sampai kini.

Umumnya hal semacam ini diberi staf pengajar/dosen buat kamu yang berstatus jadi pelajar serta mahasiswa. Sesaat untuk yang berstatus jadi pekerja, kamu dapat memperolehnya dari supervisor atau manager ruang.

Surat referensi ini akan jadi sisi perlu dari mengajukan lamaran kamu, hingga begitu pas bila kamu bisa mempunyai satu referensi yang baik. Senantiasa usahakan untuk mempunyai rekam jejak yang baik ditempat kerja atau kuliah kamu, hingga kamu tidak kesusahan untuk memperoleh satu referensi yang layak dari mereka yang berwenang untuk memberinya.

5. Personal Statement yang Tepat
Terkecuali surat referensi, personal statement akan menolong kamu dalam tunjukkan siapa diri kamu yang sesungguhnya. Surat ini diisi tentang pernyataan serta argumen kenapa kamu jadi orang yang paling pas untuk memperoleh beasiswa.

Tidaklah perlu bertele-tele, kamu bisa membuat surat ini berbentuk karangan ringkas dengan 1. 000 kata saja. Paparkan dengan detil, apa sajakah sebagai prinsip serta peran yang bisa kamu beri pada institusi pemberi beasiswa, termasuk juga bagaimana akan mengaplikasikan pengetahuan yang dipunyai di negaramu nantinya. Singkat serta padat. Aturlah surat ini dengan baik serta pas supaya kamu berhasil memperoleh beasiswa.

6. Buat Curriculum Vitae (CV) yang Terbaik
Begitu perlu untuk pihak institusi yang memberi beasiswa untuk mengetahui kamu lebih jauh. Umumnya hal semacam ini dikerjakan dengan mengecek CV yang akan kamu lampirkan nanti. Karenanya, yakinkan kamu membuat serta menyiapkan CV itu dengan sebaik-baiknya. Beragam perolehan kamu sampai kini bisa di uraikan dengan terang.

Tulis semuanya prestasi serta beragam aktivitas perlu yang sampai kini sudah kamu kerjakan. Hal itu bisa jadi pertimbangan untuk mereka didalam memutuskan. Aturlah CV yang representatif, namun masih tetap informatif. Mengingat CV ini akan dipakai untuk melamar beasiswa kuliah ke luar negeri.

7. Berlatih Sebelumnya Lakukan Interview
Step setelah itu yang akan kamu kerjakan sesudah lolos seleksi berkas CV yaitu interview. Pastinya ini dikerjakan dalam bhs Inggris. Jadi, buat persiapan diri kamu dengan baik mulai sejak awal. Begitu perlu untuk berlatih dengan baik sepanjang sekian hari sebelumnya interview berjalan. Jangan pernah kamu hadapi aktivitas ini tanpa ada satu persiapan yang baik.

Walau mempunyai kekuatan bhs Inggris yang cukup baik, akan begitu pas apabila kamu melatih kembali serta membiasakan diri untuk terlibat perbincangan dalam bhs Inggris. Ini akan menangani problem keyakinan diri kamu saat mengerjakannya kelak. Coba tingkatkan rasa yakin diri kamu supaya rasa grogi waktu hadapi interview kelak bisa dikurangi atau bahkan juga di hilangkan.

8. Mempunyai Kesehatan yang Prima
Beragam aktivitas serta gagasan kuliah ke luar negeri yang cobalah kamu kejar sekarang ini mesti senantiasa di dukung dengan keadaan kesehatan kamu yang sempurna. Akan begitu susah untuk mencapai beasiswa jika tampilan fisik serta kesehatan kamu tidak tampak memberikan keyakinan.

Lakukan berolah raga secara teratur, istirahat yang cukup, serta konsumsi makanan dengan konsumsi gizi yang cukup hingga keadaan kesehatan kamu tetaplah terbangun dengan baik.

Akan Jauh Lebih Gampang Bila Disiapkan Mulai sejak Awal

Bila punya niat untuk meneruskan kuliah ke luar negeri dengan memakai sarana beasiswa, kamu mesti penuhi beragam persyaratan serta kriteria yang diputuskan institusi penyelenggara. Walau cukup ketat, senantiasa ada peluang kamu bisa lolos serta memperoleh sarana itu. Hal semacam ini bahkan juga akan tambah lebih gampang bila kamu buat persiapan dengan baik mulai sejak awal.

Panduan Singkat Agar Mendapatkan Score 90

PTE Listening bisa rumit jika Anda tidak memperhatikan petunjuknya dan kurang persiapan.

Jika Anda mencari materi PTE Listening untuk belajar, artikel ini akan menjadi panduan yang baik untuk Anda.

Cakupan PTE Listening
Summarise spoken text
Listening multiple choice, choose multiple answersPTE Listening Test
Fill in the blanks
Highlight correct summary
Listening multiple choice, choose single answer
Select missing word
Highlight incorrect words
Write from dictation

Summarise spoken text

Petujuknya adalah sebagai berikut: a) 35- 40 ringkasan kedua dari teks lisan.

Ini tes kemampuan Anda untuk membuat catatan; mengidentifikasi topik; merangkum gagasan utama; mengatur kalimat Anda dan paragraf dengan cara yang logis; menggunakan ejaan yang benar, tanda baca dan tata bahasa.

Yang perlu Anda perhatikan dalam sesi latihan ini adalah memperhatikan kata-kata yang menjadi kunci yang didengarkan dari pembicara

Perhatikan dengan seksama yang menjadi kata kunci….. bisa berupa nama orang, angka dan statistik, tentang tanggal, atau bisa menyangkut tentang ide utama dari suatu berita. Jangan lupa dicatat.

Kata kunci dapat mencakup ide utama, tanggal, nama orang, nama tempat, statistik dan angka. Catat pada notepad Anda.

Setelah Anda mendengarkan teks lisan dan catatan diambil, Anda akan memiliki sepuluh detik untuk mengatur mereka. Kelompokkan ide-ide serupa bersama-sama. Anda perlu 5 sampai 6 kata kunci yang baik dan Anda mungkin memiliki lebih banyak catatan dari yang Anda butuhkan. Jadilah selektif untuk menangkap ide-ide utama dari teks.

Member E2Language diberikan kerangka untuk digunakan. Memilih kata kunci dari catatan Anda dan memasukkan mereka ke dalam kerangka kerja. Menguraikan satu atau dua kalimat.

Perhatikan waktu …

Yang menjadi perhatian berikutnya dalam test ini adalah masalah waktu. Ini sangat penting…

Materi diusahakan sudah selesai dalam hitungan 35 detik. Anda harus perhatikan waktu saat mulai berbicara. Dengan sering terus latihan Anda akan tahu kapan harus mempersingkat kalimat agar waktunya bisa tepat dan efisien. Silahkan Anda sering-sering berkunjung dan membuka website E2Language karena disana sudah disediakan materi latihan yang lengkap termasuk berlatih IELTS Academic secara umum, dan juga IELTS Speaking Tips, IELTS Reading Tips serta tips-tips lainnya dan materi untuk tugas Summarize Spoken Text guna menunjang latihan Anda.

Adapun pada tugas Summarize Spoken Text ini cara penilaiannya berdasarkan nilai Listening dan nilai Writing

Supaya hasil test PTE Listening memuaskan, silahkan daftar pada E2Language Live Classes