Polisi Kediri Mengamuk Tembak Purel

Rohim mengatakan, sulaiman yang merupakan anak keempat ibunya, sejak kecil memiliki sifat nakal dan tidak bisa diatur. Sulaiman yang hanya jebolan sekolah dasar, menurut rohim, dikalangan keluarga mereka dianggap sebagai penyakit. Karena perbuatannya, nor rohim berharap, sulaiman mendapat ganjaran hukuman yang setimpal.

Sesosok mayat perempuan belum dikenal, ditemukan warga di sungai kecil di pinggir areal tanaman tebu, di desa semanding, kecamatan pagu, kabupaten kediri jawa timur, kemarin sore.

saat ditemukan, kondisi mayat perempuan tersebut telah membusuk dan di bagian perut robek serta isinya menyembul keluar. Mayat perempuan yang diperkirakan berumur antara 25 sampai 30 tahun itu, dan mengenakan celana jean biru dan kaos putih, ditemukan wijiyanto warga desa setempat.

Di sungai kecil di pinggir lahan tebu tak jauh dari tempatnya menyabit, wijiyanto mencium bau busuk, kemudian mencari asal datangnya bau busuk itu. Wijiyanto pun terperanjat ketika menemukan mayat perempuan itu, dan kemudian melaporkannya ke polsek pagu, kabupaten kediri.

Sebelum dievakuasi petugas polisi, dari pantauan berita Kediri temuan mayat perempuan sempat menjadi tontonan warga sekitar dan masyarakat yang melewati jalan di sekitar tempat kejadian. Satu jam kemudian, unit olah tkp polres kediri datang di tempat kejadian dan mengevakuasi mayat dan melakukan olah tkp.

Petugas polisi memperkirakan mayat perempuan yang ditemukan wijiyanto, telah berumur tiga hari sehingga membusuk. Melihat kondisi tubuh mayat, polisi memperkirakan perempuan tersebut adalah korban pembunuhan. Untuk menemukan kejelasannya, polisi membawa temuan mayat ke rumah sakit umum pare kediri, untuk di otopsi.

Seorang anggota sabhara polres kediri, kemarin malam ngamuk di tempat karaoke. Polisi berpangkat perwira itu, menembakkan senjata yang dibawanya sebanyak tiga kali, hanya gara-gara enggan membayar minuman keras yang ditenggaknya.

anggota polisi aipda ali anggota sabara polres kemarin sore ngamuk di Tempat karaoke piring sewu diwilayah kecamatan semen kediri dengan Menembakan pistolnya sebanyak 5 kali.

Peristiwa ini terjadi saat inspektur dua polisi ali dan tiga orang rekannya kemarin sore bersenang-senang di tempat karaoke piring sewu kecamatan semen kabupaten kediri. Ketiganya menempati ruang vip melon, ditemani seorang purel sambil minum minuman keras. Polisi ali masih mengenakan seragamnya lengkap dengan senjata di pinggang.

Leave a Comment