Nabi Sulaiman serta Ratu Balqis

Nabi Sulaiman di kenal jadi raja yang sholeh. Terkecuali jadi raja, beliau juga adalah seseorang Nabi serta Rasul. Satu diantara mukjizatnya yang begitu mengagumkan yaitu dapat menundukkan jin dan mengerti bhs binatang. Disuatu hari, di ketahui kalau Nabi yang di kenal dengan sebutan Raja Solomon ini mengundang semuanya umat serta bala tentaranya dari mulai jin, manusia sampai binatang. Dari semuanya tamu yang diundang, ada burung hud-hud yang di ketahui tidak datang penuhi undangan itu. Perlu untuk diketahui kalau burung hud-hud adalah mata-mata yang ditugaskan oleh Nabi sulaiman untuk mencari info mengenai segalanya serta peristiwa. Di ketahui kalau ketidakhadirannya ini mmebuat nabi terasa sedikit kesal sampai pada akhirnya burung hud-hud datang dengan secara cepat sembari tersengal-sengal. Lalu burung hud-hud menceritakan kalau dia temukan negeri yang begitu subur serta di pimpin oleh seseorang ratu. Sayangnya, rakyat serta ratunya menyembah matahari.

Untuk memastikannya, Nabi Sulaiman memerintahkan burung hud-hud untuk pergi ke Negeri Saba itu yang di ketahui di pimpin oleh seseorang ratu bernama Balqis. Burung hud-hud menjatuhkan surat itu persis di kepala Ratu Balqis yang tengah tertidur. Isi surat itu berada di dalam QS. An-Naml : 30-31. Didalam surat, di ketahui kalau Nabi mengajak ratu serta umatnya untuk menyembah Allah bukanlah matahari. Memperoleh surat itu, Ratu Balqis merencanakan juga akan membawa prajurit serta panglima perang terbaiknya untuk datang ke penuhi undangan itu. Mendengar berita itu dari burung hud-hud, Nabi Sulaiman mengutus semuanya prajuritnya baik jin, binatang ataupun manusia untuk mengubahkan kerajaan Balqis ke kerajaan Nabi Sulaiman.

Setibanya Ratu Balqis di tempat tinggal Nabi Sulaiman, ia segera terkagum-kagum. Mulai sejak tersebut Ratu Balqis dengan beberapa pengikutnya lakukan syahadat serta beriman pada Allah SWT. Untuk menyempurnakan keimanannya, di ketahui kalau Ratu Balqis menikah dengan Nabi Sulaiman hingga kerajaan Sulaiman serta Saba dipersatukan. Hal semacam ini pastinya akan tidak dapat dikerjakan oleh siapa saja terkecuali atas kuasa Allah SWT. Hingga dari cerita Nabi ini, dapat di ambil rangkuman kalau tak ada yg tidak dapat dikerjakan seandainya memperoleh ridho Allah SWT.

Leave a Comment