Cerita Masjid di Kabupaten Rembang Jawa Tengah

Cerita Masjid di Kabupaten Rembang Jawa Tengah

Cerita Masjid di Kabupaten Rembang Jawa Tengah

Abbas adalah temanku kuliah yang mana dia asli dari orang Kabupaten Rembang Jawa Tengah., dia memiliki banyak kisah yang tidak bisa dinalar dengan otak kebanyakan orang. Dia adalah orang yang suka berjalan dari Masjid satu ke Masjid lainnya. Saat itu kita sedang asyik seperti biasa nongkrong di warung kopi dekat kampus kami tiba-tiba saja wajah si Abbas ini nongol didepan tempat kami nongkrong. Wajahnya yang nyebelin dan sok polos membuat kita tidak pernah lupa untuk selalu ngerjain dia karena bagaimanapun juga dia adalah teman yang tidak bisa ditinggalkan dalam situasi apapun. Keberadaannya selalu penting buat kami, karena dengan adanya dia ada tempat untuk melontarkan semua kesalahan kepadanya dia adalah kambing hitam dari setiap kami nongkrong di warung kopi. Variable inilah yang mana kita akan merasa kehilangan jika dia tidak ada ketika kami kawan kawan sedang ngobrol asyik dengannya. Tidak lupa memang setiap dia berjalan selalu ada saja buku yang dia bawa karena dia memang pecinta membaca khususnya buku tentang filsafatnya itulah. Pernah juga saking seringnya dia berfilsafat dia pernah membuat teori dimana kulit kuwaci dapat mengakibatkan kiamat, alasannnya katanya Abbas, ketika kulit itu terus menumpuk dan ribuan orang pecinta kuwaci memakan isinya dan kulitnya menumpuk akan membuat bumi semakin berat dan lama kelamaan akan tenggelam didasar lautan. Itulah logika dari seorang kawa bernama Abbas ini.

Pernah juga suatu ketika dia membawa hape saat salat di Masjid kampus, dan tiba – tiba dia pulang tanpa membawa handphonya ketika dia kita tanya barulah dia ingat handphonenya ketinggalan di Masjid. Sikapnya yang pelupa ini terutama dengan barang barang elektroniknya yang selama satu tahun saja dia bisa kehilangan handphonennya dua kali, aneh bukan. Dan semuanya itu bukan karena di ambil orang tapi lantaran di lupa meletakkannya dimana dan setelah selang beberapa jam barulah dia mengingatnya. Pernah juga dia iseng memakan ayam yang entah dari mana dia dapatkan, karena waktu itu memang kita sedang berburu binatang yang lewat didepan tempat kos kami. Dan setelah dia kita kasih tahu langsung dimuntahkan makanan itu,. Dia memang sosok yang cukup taat beragama.

Sempat juga sebuah kisah yang tidak pernah mungkin dilupakan, karena itu adalah alat untuk mengejeknya agar tetap malu dan nanti pasti dengan gayanya anak yang suka pergi ke Masjid ini pasti akan marah. Pernah suatu ketika dia suka dengan seorang wanita satu kelasnya, karena malu mengungkapkan dia tulis dengan sepucuk surat sambil diam diam tentunya dia menulisnya ditengah malam. Tapi entah bagaimana ceritanya kertas itu justru tersebar diseluruh teman satu kos karena ternyata dia kelupaan lagi meletakkan kertas itu dan langsung saja dia tinggal kuliah. Aneh memang anak satu ini.

Leave a Comment